Akhirnya PSSI Menunjuk Luis Milla Untuk Menjadi Manager Timnas

Kemarin 20 Januari 2017, PSSI secara resmi merekrut Luis Milla untuk melatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol ini memiliki pengalaman yang sangat baik sebagai pelatih spesialis pemain muda. Untuk mengenal lebih jauh siapa Luis Milla, berikut ini adalah beberapa fakta seputar Luis Milla.

Luis Milla Aspas lahir pada 12 Maret 1966, merupakan pemain sepakbola yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Luis Milla sepanjang karirnya sebagai seorang pemain pernah memperkuat tiga tim berbeda (termasuk Barcelona dan Real Madrid). Selama 16 tahun karirnya sebagai pemain, dia telah memenangkan tiga gelar La Liga dan total memainkan 337 pertandingan serta 11 gol.

luis milla

Luis Milla mengawali karir sebagai pemain sepakbola pada tahun 1982 ketika dia masuk di Akademi Teruel kemudian setahun berselang berlanjut di Akademi Sepakbola Barcelona. Pada tahun 1985, dia masuk ke dalam tim Barcelona B dan mulai rutin bermain sebagai pemain utama Barcelona pada tahun 1984 dan sempat menjadi kapten tim tersebut. Selama 6 musim bermain di Barcelona, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini bermain sebanyak 54 kali dan mencetak 2 gol. Setelah itu tahun 1990, dia hijrah ke Real Madrid dan bermain selama 7 musim di Santiago Bernabeu dengan rekor 165 kali bermain dan mencetak 3 gol, sebelum akhirnya dia bermain untuk tim besar lainnya yakni Valencia. Dia bermain selama 5 musim di Valencia sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2001.

Luis Milla melanjutkan karirnya di dunia sepakbola menjadi pelatih. Setelah mengantongi Lisensi UEFA Pro, Luis Milla mengawali karir kepelatihan sebagai pelatih UD Pucol, sebuah klub yang bermain di divisi 3 La Liga. Setelah cukup berprestasi bersama Pucol, Luis Milla diangkat menjadi asisten pelatih Michael Laudrup di Getafe.

Pada tahun 2008, asosiasi sepakbola Spanyol (RFEF) menunjuk Luis Milla untuk melatih Timnas Junior Spanyol U-19, U-20, U-21, dan U-23. Di bawah asuhan Luis Milla selama 5 tahun, Timnas Junior Spanyol sukses meraih 3 gelar antara lain Juara Mediterranean Games pada tahun 2009, Juara Euro U-21 pada tahun 2011, dan Runner-Up Euro U-19 pada tahun 2010. Selain prestasi tersebut, Luis Milla juga sukses melahirkan pemain-pemain bintang seperti David De Gea, Thiago Alcantara, Javi Martinez, Juan Mata, dan Cesar Azpilicueta.

Pada bulan Februari tahun 2013, Luis Milla diangkat sebagai pelatih di Al Jazira Club (UEA Pro Liga). Kemudian kembali ke Spanyol pada 2015, menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala di CD Lugo (Segunda Division) dan mengundurkan diri pada akhir Februari 2016 dengan alasan tidak jelas. Pada musim berikutnya, dalam kapasitas yang sama, dia bergabung dengan Zaragoza juga di Segunda Division, dipecat setelah hanya empat bulan bertugas dan enam pertandingan tanpa kemenangan.

Dan akhirnya kini Luis Milla resmi menangani Timnas Senior dan U-22 Indonesia. Dibebani target emas di SEA Games 2017 serta 4 besar di ASEAN Games 2018. Bukanlah target yang mudah, selamat berjuang Luis Milla!

Related posts

Leave a Comment