Perbedaan Teknologi Antara CD, DVD, Blu-Ray

Compact Disc dirilis secara komersial pada awal tahun 1983, dan dapat menampung mulai 650-700MB per disk. DVD dirilis secara komersial pada tahun 1996 dan menampung dari 4,7 – 8,7GB dalam format yang lebih umum. Blu-ray Disc dirilis secara komersial pada tahun 2006 dan memiliki kapasitas 25 – 50GB dalam format yang lebih umum, dan BD-XL mendukung hingga 128GB.

Apa itu CD? Compact Disc (CD) adalah format penyimpanan data cakram optik digital yang awalnya dikembangkan untuk menyimpan dan memutar rekaman suara tetapi kemudian diadopsi untuk penyimpanan data serta video. Beberapa format lain lebih lanjut dikembangkan dari CD seperti CD-R (penyimpanan audio dan data), CD-RW (media yang dapat ditulis ulang), dan VCD (Video Compact Disc). CD standar memiliki diameter 120mm (4,7 inci) Dan dapat menampung hingga 80 menit audio yang tidak terkompresi atau sekitar 700MB data.

Berikutnya adalah DVD. Digital versatile disc atau disk video digital adalah penyimpanan disk optik digital yang dapat menyimpan segala jenis data digital dan banyak digunakan untuk perangkat lunak dan file komputer lainnya serta program video yang ditonton menggunakan pemutar DVD. Untuk semua yang kita tahu, DVD menawarkan kapasitas penyimpanan yang tinggi daripada CD dengan dimensi yang sama. DVD standar berukuran 12cm, memiliki ukuran yang sama dengan CD standar. Kapasitas berdasarkan permukaan (MiB / cm2) bervariasi dari 6,92MiB / cm di DVD-1 hingga 18,0MiB / cm di DVD-18.

Yang terakhir adalah Blu-ray Disc (BD). Blu-ray adalah nama format cakram optik baru yang dikembangkan bersama oleh BDA (Blu-ray Disc Association), sekelompok produsen elektronik, komputer pribadi, dan produsen media terkemuka di dunia. Format ini dikembangkan untuk memungkinkan perekaman, penulisan ulang, dan pemutaran video definisi tinggi (HD), serta menyimpan data dalam jumlah besar. Format ini menawarkan lebih dari lima kali kapasitas penyimpanan DVD tradisional dan dapat menampung hingga 25GB (disk lapisan tunggal) dan 50GB (disk lapisan-ganda). Format baru menggunakan laser biru-violet, karenanya dinamai Blu-ray.

Mengapa semua cakram optik memiliki perbedaan dalam ukuran penyimpanan? Menurut definisi, penyimpanan optik adalah penyimpanan data pada media yang dapat dibaca secara optik. Data direkam dengan membuat tanda dalam pola yang dapat dibaca kembali, biasanya seberkas sinar laser yang tepat terfokus pada cakram pemintalan. Penyimpanan optik berbeda dari teknik penyimpanan data lain yang memanfaatkan teknologi lain seperti magnetisme atau semikonduktor. Penyimpanan optik dapat berkisar dari satu drive membaca CD-ROM tunggal ke beberapa drive membaca beberapa disk seperti jukebox optik. Misalnya, CD tunggal dapat menampung sekitar 700MB. Sementara ukuran fisik cakram optik biasanya antara 7,6 dan 30 cm (3 hingga 12in.) Dengan diameter 12 cm, ukuran yang paling umum. Cakram tipikal adalah sekitar 1.2mm (0.05in.) Tebal. Pijakan lintasan (jarak dari pusat satu lintasan ke tengah lintasan berikutnya) berkisar dari 1,6 mikrometer (untuk CD) hingga 320nm (untuk cakram Blu-ray).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *